Phase A Rentalin Backend: Requirement Refinement dan Domain Rules

Ringkasan Phase A Rentalin Backend
Phase A telah berhasil memformalkan aturan domain dan alur inti proses rental sebagai fondasi untuk fase teknis berikutnya.
Poin Utama yang Tercapai
- Workflow Inti Rental Jelas dan End-to-End
Alur dari cek ketersediaan, pembuatan transaksi, serah-terima, retur, perhitungan denda, hingga settlement dan penutupan transaksi sudah terdefinisi. Ini memastikan setiap langkah operasional dapat ditelusuri dan diuji.
- Status Machine Item dan Transaksi Terkurasi
- Status item mencegah penyewaan saat item tidak dalam kondisi available.
- Status transaksi mengikuti lifecycle yang ketat sehingga transisi tidak valid bisa diblok di level domain/use case.
- Pemisahan Tegas Late Fee dan Damage Fee
- Late fee: dihitung dari keterlambatan pengembalian terhadap due date.
- Damage fee: dihitung dari hasil asesmen kondisi barang saat retur.
Keduanya dicatat terpisah namun digabung saat settlement, sehingga pelaporan dan audit lebih akurat.
- Proses Perpanjangan Manual dengan Kontrol Domain
- Cek konflik jadwal sebelum perpanjangan.
- Perubahan due date mengikuti aturan yang terukur (bukan sekadar update field tanggal).
- Biaya disesuaikan dengan periode baru.
- Semua perubahan tercatat di audit trail untuk menjaga akuntabilitas.
- Edge Case dan Fallback Sudah Dipetakan
Termasuk penanganan:
- Barang hilang.
- Retur sebagian.
- Potensi overbooking karena race condition.
- Pembatalan transaksi di tengah proses.
Ini memungkinkan desain sistem yang defensif, tidak hanya fokus pada happy path.
Dampak ke Fase Berikutnya
Output Phase A menjadi baseline untuk:
- Phase B: penetapan boundary arsitektur dan pola implementasi.
- Phase C: finalisasi model data dan constraint.
- Phase D: desain kontrak API dan pengamanan akses.
- Phase F: perumusan skenario pengujian domain dan integrasi.
Kesimpulan
Phase A berhasil menetapkan rule bisnis inti Rentalin Backend secara profesional dan dapat dieksekusi. Dengan workflow yang jelas, status machine yang ketat, aturan denda yang terpisah, proses perpanjangan yang terkontrol, serta edge case yang sudah dipertimbangkan, proyek siap melanjutkan eksekusi teknis ke fase arsitektur dan data modeling dengan risiko yang lebih rendah.